8 Mei 2010

Sherli Selvitaria
















by : Jajank


Tulisan ini saya tulis sepulang dari acara Pulang Kampung bulan Januari yang lalu namun terlambat untuk diterbitkan. Dan sebagai ungkapan kasih sayang pada putri tercinta, juga ingin berbagi rasa bahagia dengan sahabat dan rekan dan keluarga.

Sabtu 20 Februari 2010.

Memang sudah terbayangkan sebelumnya, bahwa suasana diperjalanan saat musim hujan ini akan tetap sama seperti tahun-tahun yang lalu. Banjir, Hujan dan Angin seakan selalu menemani selama perjalanan.Namun ternyata musim hujan kali ini agak beda khususnya di sepanjang jalan jalur Komering, karena ada beberapa tempat yang harus extra hati-hati saat kita menjalankan kendaraan. Karena ada ruas jalan yang tergenang air hingga dua puluh lima centimeter. Lagi pula, ditengah jalan yang tergenang air tersebut ada pohon besar yang tumbang dan melintang menghalangi perjalanan. Alhamdulilah... semua dapat diatasi dengan kesabaran dan kewaspadaan, sehingga tidak mengalami hal yang buruk seperti tergelincir dan terjebak di tengah badai yang menghalangi pandangan ke depan.

Lega rasanya setelah tiba ditujuan, apalagi setelah bertemu dengan Ayahnda tercinta dan mencurahkan kerinduan dalam pelukan beliau. "...oohh... masih nampak nyata ketampanan beliau dan senyum arif yang khas selalu menghiasi wajah itu..." .


Nah... Putriku semata wayang dan satu-satunya adik perempuanku berbarengan menempel di tubuh ini berebut ingin mendahului mencium tangan dan pipi dan.... eeeehh ada yang curang rupanya. Sherly dan Leni sengaja memakai lipstick yang lebih tebal dan sudah dapat dibayangkan jadinya muka ini, belepotan gincu....

Indahnya kebersamaan.... dan suasana harmonis seperti ini tak pernah hilang diantara kami sejak kami masih kanak-kanak. Meskipun Leni (adikku yang bungsu dan satu-satunya perempuan diantara kami berenam) sudah memiliki dua orang putri yang cantik dan imut, tapi jika kami sudah berkumpul, ya begitu manja dan kolokannya dia pada kakak-kakaknya.

Sherly (putriku semata wayang) mengingatkan ;

"Besok acaranya jam delapan yah.., jadi malam ini A-yah ti-dak bo-leh be-ga-dang dan ikut-ikutan ma-in gaple sam-pai pa-gi ya sayaaang... supaya bangunnya tidak kesiangan..."

Yaaa... gagal deh rencana mau ikut nimbrung main gaple dengan teman-temanku yang sudah lama tidak ketemu. Biasanya kami main gaple sampai ada yang kembung perutnya karena yang kalah harus minum air putih segelas penuh.

Minggu 21 Februari 2010.

Erat kujabat tangan Pria dihadapanku, sementara Sherly duduk disampingnya dengah harap-harap cemas dan terlihat bola matanya basah sambil berdo'a semoga tidak ada gangguan dan kesalahan dalam acara yang sedang berlangsung.

"Wiwin bin Abdul Wahab engkau ku nikahkan dengan putri kandungku Sherly Selvitaria binti Edy S. Indra dengan mas kawin seperangkat alat sholat kooontaaan....!!"

"Saya terima nikahnya Sherly Selvitaria binti Edy S. Indra dengan mas kawin yang tersebut...!!"

Dua kristal bening menitik di kedua mata ini ungkapan haru dan bahagia... Alhamdulillah... semua berjalan lancar seperti yang diharapkan.

"Ya Allah... Semoga Sherlyku bisa jadi istri yang sholehah... Tuntunlah anak - anak ku ini ke jalan yang Engkau ridhoi... Mudahkanlah rizki mereka... dan jadikanlah mereka keluarga yang selalu Engkau berkahi dan sayangi... Amiiin..."

Seakan baru kemaren aku dan Sherly kecil bercanda ria bersama, kini gadis kecilku sudah dewasa dan menjadi seorang istri dari suami dan kekasih tambatan hatinya.

Dan ada satu keinginan yang muncul dan membuatku tersenyum simpul... He... he... jadi kepingin cepat - cepat menimang cucu nih... Dan mungkin beginilah perasaan hati seorang calon "Kakek" yang menanti "Cucu Pertamanya".

Terima kasih... Salam...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar